RESI BISMA

Cerita Wayang: Resi Bisma adalah sosok penting dalam perang Baratayudha. Kendati berada di pihak Kurawa namun Resi Bisma menjunjung tinggi etika peperangan.

RESI BISMA

RESI BISMA

Diceritakan kembali oleh: Mbah Atmo Kulonkali

Resi Bisma ialah sewayang ahli menyusun strategi perang. Puluhan kali peperangan dengan hasil cemerlang dia dapatkan. Berkat strateginya yang jitu. Ketika Bharatayudha, Bisma berada di pihak Kurawa. Bukan tentang baik buruk, benar salah, tapi keberpihakan hanyalah masalah cara pandang saja. Karena sesungguhnya Bisma adalah kakek para Kurawa sekaligus juga kakek dari para Pandawa..! Bisma sang pemegang teguh etika berperang. Bahwa dia tidak akan menyerang sesewayang yang telah membuang senjata, lawan yang terjatuh dari kereta perangnya, mereka yang senjatanya terlepas dari tangan, wayang yang melarikan diri, wayang dalam keadaan ketakutan, wayang yang takluk dan mengatakan bahwa ia menyerah, dan dia pun tidak akan menyerang wayang wanita, juga sesewayang yang namanya seperti wanita, serta wayang yang lemah. Juga etika-etika lainnya yang di pegang tuguh atas keyakinannya.
Bharatayudha meletus di Kurusetra. Sengit terdengar dentingan senjata serta percikan api dari senjata yang beradu seperti kilat yang menyambar.
Bisma terpaku. Desingan anak panah tidak ditepisnya. Dia tahu dan menyadari etika harus dipegang teguh. Ya dia tidak akan melawan sewayang wanita..! Benar, Srikandi sang prajurit wanita sedang memberondong anak panah ke arah Bisma. Ratusan anak panah itu menembus jasat Bisma. Mati seketika? Tidak. Bisma hanya tersungkur kebalakang dengan anak panah yang menancap menembus tubuhnya. Tersungkur tersandar anak panah, bahkan badannyapun tidak menyentuh tanah. Bisma tersenyum demi melihat sekelebat Arjuna berada dibalakang Srikandi. Ternyata Srikandi membidik, sementara Arjunalah yang merentangkan busur panah.
Konon Bisma serasa tidur diatas kasur anak panah. Perih namun ikhlas. Bisma meregang nyawa setelah perang Bharatayudha usai. Senyuman abadinya menjadi saksi tingkah polah anak manusia penuh intrik demi sahwatnya masing - masing.
Tamat. (mo)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0