CARA MENGETAHUI SIFAT SESEORANG
Adalah sebuah trik dalam pergaulan sehari-hari bagaimana mengetahui sifat seseorang atau teman kita.

CARA MENGUJI SIFAT SESEORANG
Oleh : Satriyatmo
- Ajukan pertanyaan yang sama pada waktu dan tempat berbeda adalah untuk menguji konsistensi seseorang. Misalkan kita tanya seseorang "Apa hobimu?", kalau kemudian menjawab hobinya adalah membaca maka dilain waktu coba tanyakan "Untuk mengisi waktu sore yang senggang apa yang kamu lakukan?" Kalau jawabnya "memancing" maka bisa jadi hobi dia yang sesungguhnya adalah memancing keributan.. hehehe. Di suatu hari dia bercerita bahwa dia mensyukuri gaji yang dia dapatkan, tapi dilain waktu mengeluh tentang pekerjaanya yang berat, jika demikian maka perlu dipertanyakan konsistensi orang tersebut.
- Berikan kepercayaan kecil untuk menguji kesetiaan. Misalnya sampaikan rahasia kecil dengan diberikan pesan "Info hanya untuk kamu saja". Lalu suatu ketika apakah info tersebut dibocorkan atau tidak. Dari situ seseorang dapat diidentifikasikan apakah dia setia dan dapat dipercaya apa tidak.
- Ajukan pertanyaan yang konyol atau nyeleneh. Dari jawabannya maka dapat disimpulkan kecerdasan verbalnya maupun kecerdasan emosionalnya. Karena orang yang bisa menanggapi pertanyaan konyol dengan enak, cenderung memiliki kecerdasan verbal dan pengendalian emosional yang baik.
- Banyak mendengarkan adalah uji sifat orang lain yang paling kompleks dan mendalam. Jika sesorang bercerita atau menanggapi cerita kita dengan ceritanya sendiri mungkin dia orang yang egois, senang bicara nggak mau mendengar. Jika yang selalu diceritakan adalah orang lain apalagi menyebut nama mungkin dia adalah si jago gibah, suka menilai dan nggak suka dikritik. Kalau bercerita ngalor-ngidul tanpa logika yang jelas, mungkin dia sedang kesambet..hihihi.
- Coba suatu ketika uji dengan janjian, untuk menguji kedisiplinannya. Jika sering terlambat, coba dengarkan alasannya mengapa sering terlambat. Jika tanpa maaf dan selalu beralasan maka sesungguhnya alasan itu hanyalah mencari pembenar saja, sesungguhnya dia bukan orang yang disiplin. Jika menyampaikan maaf dan mengakui kesalahannya, bisa jadi sebenarnya dia disiplin tapi memang ada alasan yang cukup untuk "sedikit" melanggar kedisiplinannya. (Mo)
What's Your Reaction?






