MATA RETAK NEGERI TERSERAH
retak mata negeri terserah
.
tanah menangis tanpa pewara
air naik sejengkal diatas atap
meski tak setinggi lengking keputusan
rumah hanyut
ladang lenyap
di meja rapat
bencana masih perlu dikaji ulang
ini bencana...
kata warga menggigil lapar
tapi bukan bencana nasional
kata map berstempel resmi
angka korban belum cukup puitis
untuk menggerakkan pasal dan sirene kematian
dalam basah lumpur
penolong datang tanpa seragam
nelayan dengan perahu bocor
pemuda dengan tangan kosong
emak-emak memasak kepulkan harapan
mereka tak menunggu kamera
tak bertanya biaya
cukup merasa
sesama sedang berduka
warna kelam dalam tenggelam
para tuan di gedung terhormat
bersepatu tak berlumpur
lantai kering meja tak berserak
berkas berjalan lebih lambat dari air bah
menyibukkan diri
menyelamatkan prosedur bukannya jiwa
bantuan dana pajak mengikis
tandatangan berlapis-lapis
seolah tinta lebih penting dari isak tangis
ada rapat darurat yang terlalu santai
ada bantuan tersesat di jalan birokrasi
ada drama yang tampil lebih cepat
daripada tenda pengungsian
empati dipaketkan
karung beras menunggu kamera
di sela reruntuhan
masih tumbuh manusia keras kepala
memilih menolong tanpa mengiba
menyelamatkan tanpa berharap biaya
hanya ada percaya
menolong tak butuh status bencana
satu pahit tertebar
bencana nampak besar
korban diminta sabar
negri dengan wajah serius
menghitung kerugian
tanpa pernah mengkalkulasi penderitaan
.
Oleh Atmo Kulonkali
What's Your Reaction?